Rabu, 13 April 2011

Makna Keanggotaan Jemaat



Allah adalah Allah yang teratur. Sulit bagi seseorang untuk memandang ke sistem tata-surya tanpa mencatat adanya mekanisme yang teratur bahwa segala sesuatu harus berjalan dengan tepat atau bencana dan kekacauan akan terjadi. Allah memiliki rencana bagi setiap orang yang telah diselamatkan, dan jemaat adalah pusat rencana Allah bagi orang percaya pada masa sekarang ini. Tetapi sungguh mengejutkan betapa banyak orang yang mengklaim dirinya selamat oleh anugerah Allah melalui Kristus, namun pada saat yang sama mereka menyatakan bahwa mereka tidak harus  ke gereja untuk menjadi orang percaya yang baik. Yang mereka cari adalah posisi yang membebaskan mereka dari segala tanggung jawab untuk setia pada rumah Tuhan. Mungkin jika mereka mengetahui fakta-fakta dalam Alkitab tentang Kristus dan jemaatNya, mereka akan mengubah pikiran mereka.
Ketika Tuhan kita mendukung sesuatu, maka baik pula bagi kita untuk mendukungnya. Dan jika Dia menentang sesuatu, maka kita pun harus menentangnya. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan Yesus mendirikan jemaat, dan jika Dia pikir kita memerlukannya sehingga mendirikannya bagi kita, mungkin kita harus percaya pada hikmat, penilaian, pekerjaan, dan penyembahan kepadaNya melalui jemaatNya sebagaimana yang diinginkanNya. Alkitab mengatakan bahwa Dia mengasihi jemaat dan Dia mengatakan bahwa kita harus mengasihi isteri kita sebagaimana Dia mengasihi jemaat (Ef. 5:25), dan ini memberikan motivasi kepada kita untuk mengasihi jemaat. Bisakah kasih kita kurang sebagaimana yang dikehendaki Tuhan? Jika jemaat begitu dekat di hati Juruselamat kita, tidak sepantasnyakah kita untuk mendukungnya dengan setia dengan kehadiran dan doa-doa kita? Kristus rela mati bagi jemaat (Ef. 5:25), dan itu saja seharusnya mengubah sikap mereka yang menyatakan bahwa kehadiran dalam jemaat itu tidaklah penting.
Lebih lanjut lagi, Kristus adalah Kepala jemaat (Ef. 1:22). Jika Tuhan sendiri adalah Kepala, apakah bukan suatu yang layak jika kita menjadi bagian di dalamnya?
Anda perhatikan, karena Allah selalu bekerja melalui perencanaan, di antara rencanaNya Dia menuliskan bagaimana manusia harus menyembahNya. Pada masa patriakh kepala dari setiap keluarga memimpin penyembahan. Sejak itu, Allah memiliki tiga tempat penyembahan: kemah suci, bait suci, dan sekarang jemaat. Pada masa kemah suci, Allah mengharapkan dan memerintahkan umatNya untuk melayani Dia di dalamnya. Setelah itu, Allah menetapkan bait suci sebagai tempat penyembahan dan pelayanan kepadanya. Sekarang, kita hidup pada masa jemaat dan Allah mengharapkan serta memerintahkan semua orang percaya untuk menyembah dan melayani Dia melalui jemaat Perjanjian Baru.
Lebih lanjut lagi, Allah memiliki suatu rencana bagi mereka yang telah diselamatkan untuk menolong mereka di tengah-tengah dunia yang penuh dosa dan pencobaan ini, dan pusat dari rencana ini adalah jemaat Perjanjian Baru. Allah mengharapkan setiap orang Kristen untuk menjadi anggota jemaat Perjanjian Baru karena Allah tidak menyelamatkan seseorang dan kemudian membiarkannya  hidup melayani dirinya sendiri dan tidak melayani Allah. Buku ini bertujuan untuk menolong Anda menentukan kehendak Allah berhubungan dengan Anda dan jemaat.

*******
“Saya sekarang adalah anggota jemaat Baptis independen.” Ada ribuan orang yang mengatakan kalimat tersebut setiap tahunnya dengan sukacita sebagai tambahan atas jutaan orang Baptis independen yang juga bersukacita menjadi anggota jemaat Baptis. Mereka ini adalah orang-orang yang telah diselamatkan, telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka secara pribadi, dan sekarang mereka telah memiliki pengetahuan dan juga jaminan bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni dan ada damai sejahtera di jiwa mereka. Sebagai orang Kristen mereka telah taat kepada perintah Tuhan untuk mengikut Dia dalam baptisan dan menjadi anggota salah satu jemaatNya, dan hubungan baru ini telah memberikan kesukaan yang besar. Namun banyak yang mengatakan hal itu juga gagal untuk memahami makna yang sesungguhnya. Kadang kala mereka hidup bertahun-tahun tanpa mengetahui makna keanggotaan jemaat. Seharusnya, hal itu tidak boleh terjadi.
Setiap anggota suatu jemaat Baptis seharusnya menyadari keseriusan keanggotaan jemaat. Ini sungguh mengejutkan bahwa banyak yang menjadi anggota jemaat Baptis tanpa menyadari hak dan kesempatan serta tanggung jawab mereka. Ini mungkin bisa saja hal yang tidak disengaja karena mereka belum mengetahui makna dan kepentingan untuk menjadi anggota jemaat Baptis independen.
Ada dua pertanyaan penting yang harus dijawab sehubungan dengan menjadi anggota suatu jemaat Baptis independen. Pertama, apakah jemaat Baptis itu, dan kedua, apakah jemaat Baptis independen itu. Kita akan menjawab kedua pertanyaan tersebut melalui ulasan berikut:

Apakah Jemaat Baptis Independen Itu?
  Itu adalah jemaat Perjanjian Baru. Dapat dikatakan bahwa jemaat Perjanjian Baru adalah kumpulan orang percaya yang telah dibaptiskan, yang kelihatan, lokal, independen, terorganisir, dan dipersatukan bersama dalam keyakinan akan apa yang Kristus katakan, dan berjanji untuk melakukan apa yang diperintahkanNya.
Jemaat Perjanjian Baru adalah institusi terbesar di dunia. Jemaat itu didirikan oleh Kristus selama pelayananNya di dunia dan Dia sendiri adalah Kepalanya (Mat. 16:18; Ef. 5:23; Kol. 1:18). Dia menjanjikan kekekalannya dan mengatakan bahwa alam maut tidak akan menguasainya (Mat. 16:18; 28:20). Tuhan Yesus memberikan amanat dan upacara dan mati bagi jemaat di atas kayu salib (Mat. 28:18-20; 1Kor. 11:23-26; Ef. 5:25). Kristus mengasihi jemaat dan ingin jemaat-jemaatNya menghormati dan memuliakan Dia sebagai perwakilanNya di bumi (Ef. 5:25-27; 3:21).
Tugas terbesar yang pernah diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang dalam sejarah, tugas memberitakan berita Injil tentang Kristus sebagai Juruselamat ke seluruh dunia, menjadi tugas jemaat-jemaat Tuhan. Amanat Agung itu unik dan tidak ada tugas lain yang pernah diberikan dan akan diberikan. Dalam menggenapi tugas ini, jemaat-jemaat Baptis telah banyak berbuat dibandingkan dengan organisasi lain di seluruh dunia digabungkan.
Kita melihat bahwa suatu hak istimewa untuk menjadi anggota suatu jemaat Baptis independen. Jemaat-jemaat ini memiliki awal yang luar biasa, sejarah yang ditulis dengan darah, hubungan masa kini yang intim dengan Tuhan, dan masa depan yang mulia berdasarkan janji Allah. Jemaat-jemaat Baptis telah memegang firman Allah melalui tribulasi dan penganiayaan, dan anggota-anggotanya terkenal sebagai orang-orang yang setia. Sungguh merupakan suatu hak istimewa bagi kita menjadi anggota jemaat Baptis khususnya Baptis independen.
Keanggotaan juga memberikan kepada kita kesempatan: kesempatan untuk bersekutu dalam institusi terbesar; kesempatan bagi orang percaya untuk bertumbuh dan berkembang dan dilatih melalui jemaat; dan suatu kesempatan bagi pelayanan Kristen melalui pekerjaan jemaat dalam program penginjilan baik di rumah, di sekitar rumah, dan di seputar dunia di ladang misi.
Keanggotaan juga menempatkan kita pada kewajiban yang tidak terelakkan: suatu kewajiban untuk membuat jemaat kita dan pekerjaan jemaat sebagai yang utama dalam kehidupan kita; suatu kewajiban untuk mendukung jemaat dengan kehadiran kita, talenta kita, pengaruh kita, dan milik kita. Jemaat-jemaat tidak akan pernah lebih kuat daripada anggota-anggotanya dan anggota yang duniawi, tidak peduli, tidak perhatian akan menghalangi jemaat dari kemungkinan melakukan banyak hal bagi Tuhan. Kebutuhan jemaat kita adalah bahwa setiap anggotanya dikuduskan, dilatih, dan aktif melayani. Setiap kita bertanggung jawab untuk menjadi anggota jemaat sebaik mungkin di bawah pimpinan Tuhan.

Apakah Gereja Baptis Independen Itu?
Bagi banyak orang, suatu jemaat Baptis independen adalah suatu fenomena yang aneh. Banyak orang yang terbiasa dengan berbagai kelompok Baptis seperti Baptis Selatan atau asosiasi Baptis yang lain dan banyak orang tidak dapat memahami sifat jemaat yang tidak saling berafiliasi. Karena itulah suatu jemaat Baptis independen seringkali dicurigai. Tentu saja suatu jemaat yang berdiri ‘segalanya sendiri’ tentulah sangat mengejutkan.
Sesungguhnya, jemaat-jemaat Baptis independen telah ada sejak masa para rasul. Jauh sebelum Reformasi Protestan dimulai telah ada jemaat-jemaat Baptis independent baik di Eropa maupun Asia. Jemaat Baptis independent bukanlah jemaat yang baru tetapi telah lama dan memiliki sejarah yang panjang. Meskipun dalam berbagai periode sejarah jemaat, anggota-anggota jemaat Baptis independent telah dianiaya bahkan dibunuh karena imannya, jemaat-jemaat itu akan terus berlanjut hingga Tuhan Yesus datang kembali. Ada ribuan jemaat Baptis independent di seluruh dunia ini.
Apakah kekhususan suatu jemaat Baptis?
  1. Jemaat yang Memerintah Sendiri
Jemaat-jemaat yang dibangun oleh para rasul semuanya adalah jemaat-jemaat Baptis Independen; mereka bebas dari semua kendali dari luar atau keanggotaan berbagai jenis organisasi yang lain. Perjanjian Baru sama sekali tidak menyebutkan adanya konvensi, asosiasi, persekutuan bersama, sinode, konferensi, atau organisasi manusia lain yang mengontrol jemaat lokal.
Kumpulan dari jemaat-jemaat lokal tidak akan pernah disebut sebagai ‘jemaat’ tetapi selalu ‘jemaat-jemaat’, yang menekankan prerogatif individu dari setiap jemaat (Rm. 16:16; 1Kor. 11:16). Setiap jemaat lokal memilih sendiri pelayannya (Kis. 6:1-6), menerapkan disiplinnya sendiri (1Kor. 5:13). Jemaat-jemat tidak bertanggung jawab kepada organisasi yang di atasnya karena memang tidak ada, tetapi semuanya tunduk kepada Allah (Why. 2:4-5). Masalah-masalah internal ditangani oleh jemaat-jemaat sendiri (1Kor. 6:1-5). Pemeliharaan doktrin yang benar menjadi tanggung jawab jemaat-jemaat lokal (1Tim. 3:15; Why. 2:14-16).
Jemaat-jemaat ini tidak memiliki hierarki eksternal. Semua jemaat-jemaat Perjanjian Baru itu independen, otonom, memerintah sendiri, bertanggung jawab kepada Allah, dan bukan kepada beberapa orang yang membuat hierarki. Pimpinan Tuhan diupayakan dalam setiap masalah. Dari Wahyu 2 dan 3, kita dapat melihat bahwa setiap jemaat bertanggung jawab kepada Tuhan Yesus Kristus bukan hierarki buatan manusia.  
Roh Kudus mengarahkan setiap kelompok orang percaya (Kis. 13:12). Jemaat semacam ini tidak dapat ditekan secara politis karena jemaat memiliki semua propertinya sendiri (bertentangan dengan banyak denominasi jemaat yang propertinya dimiliki atau dikontrol oleh denominasi tersebut).
Dalam hal penting sehubungan dengan panggilan terhadap gembala, suatu jemaat Baptis Independen harus berserah kepada Tuhan untuk dibimbingNya. Meskipun mereka mungkin meminta nasihat pada gembala sahabat atau Sekolah Alkitab, tidak seorang pun dapat memaksa mereka untuk menerima orang yang tidak mereka kehendaki. Jemaat harus dengan doa memilih orang dan memutuskan apakah dia orang yang dikehendaki Allah atau bukan.
Karakteristik lainnya tentang pemerintahan sendiri adalah dalam hal dukungan misionaris. Saat ada yang dipanggil sebagai misionaris oleh Tuhan, suatu jemaat mengutusnya dan mendukung mereka. Contohnya dapat kita lihat dari Paulus dan Barnabas yang dipanggil Allah sebagai misionaris, mereka diutus oleh jemaat Antiokhia (Kis. 13:1-4). Banyak jemaat Baptis independen yang mengutus anggotanya sebagai misionaris baik di dalam dan di luar negeri sama seperti jemaat Antiokhia dan jemaat-jemaat lainnya di Perjanjian Baru. Jemaat di Filipi menolong jemaat di Antiokhia dengan mendukung Paulus saat dia ada di ladang misi (Flp. 4:15).
Jadi jemaat-jemaat yang tidak mengutus misionaris, memilih untuk mendukung salah satu misionaris dari jemaat lain, mengirim persembahannya secara langsung kepada misionaris tersebut melalui jemaat pengutusnya tanpa harus melalui komite atau panitia misi. Dengan cara demikian, 100% uang akan diterima misionaris dan tidak ada yang diambil untuk operasional atau membayar gaji orang-orang yang bekerja di panitia misi organisasi non-jemaat tersebut.
Jemaat-jemaat Tuhan bertanggung jawab untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia. Secara fisik kita tidak dapat pergi sendiri, tetapi melalui jemaat-jemaat, kita dapat mendukung mereka yang pergi sama seperti yang telah dijalankan di Perjanjian Baru. Kita bukan hanya harus memberikan persepuluhan dari penghasilan kita tetapi kita juga harus menyisihkan untuk misi. Kita tidak dapat secara Alkitabiah memberi bagi misi jika kita tidak memberikannya melalui jemaat Perjanjian Baru. Inilah rencana Allah untuk mendukung pekerjaanNya di seluruh dunia. Jika kita mencoba melakukan misi dengan cara lain, kita akan bertentangan dengan kehendak Allah.
Sekarang, Anda adalah anggota dari jemaat Perjanjian Baru, dan Allah mengharapkan Anda mendukung misionaris-misionarisNya dengan persembahan janji iman setiap minggu karena inilah metode Allah untuk menginjili dunia. Cara Allah selalu yang terbaik, dan tidak seorang pun memiliki otoritas untuk mengubahnya. Karena alasan inilah kita perlu mendukung jemaat dalam memberikan persembahan misi.
Dalam ketaatannya dengan firman Allah sehubungan dengan guru-guru palsu (2Tim. 3:5; Ef. 5:11), jemaat Baptis Independen menolak untuk kerjasama dengan denominasi lain. 
2. Jemaat yang Berpusat pada Alkitab
Jemaat Baptis independen adalah jemaat yang percaya Alkitab, mengajarkan Alkitab, dan menaati Alkitab. Alkitab menjadi pusat setiap kebaktian karena ‘janji Allah itu melebihi segala sesuatu” (Mzm. 138:2). Alkitab adalah Firman Allah yang diinspirasikan secara verbal, tanpa salah dan merupakan ukuran/standar bagi semua perilaku dan keyakinan (2Tim. 3:16-17; 2:15).
3. Alkitab KING JAMES VERSION dipergunakan, dan bukan versi modern yang lain karena adanya banyak pengurangan dan kesalahan karena diterjemahkan dari dua manuskrip yang salah yaitu Vaticanus dan Sinaiticus. Pengurangan dalam versi modern meliputi:
Matius 17:21; 18:11 dan 23:14
Markus 7:16; 9:44, 46; 11:26 dan 15:28
Lukas 17:36 dan 23:17
Yohanes 5:4
Kis. 8:37; 15:34; 24:7 dan 28:29
Roma 16:24
Ayat-ayat diubah, dihilangkan sebagian, atau meragukan di antaranya:
Markus 16:9-20; 1 Timotius 3:16; 1 Yohanes 5:7,8 dan Yohanes 3:13
1 Korintus 15:47
Kita percaya pada 100% inspirasi dan pemeliharaan keseluruhan Alkitab dalam the King James Version, yang diterjemahkan dari manuskrip terlengkap (Mzm. 12:7-8).
4. Secara Akurat Menafsirkan Alkitab
Alkitab hanya dapat ditafsirkan dengan benar melalui satu cara, dan itu bukan penafsiran diri sendiri (2Ptr. 1:20). Aturan untuk interpretasi yang benar berlaku adalah struktur, konteks, sejarah, referensi silang, makna kata, dan apakah teks itu bermakna literal atau figuratif.
5. Baptisan Orang Percaya secara Selam, bukan percikan bayi. Membaptis berarti menenggelamkan dan menggambarkan Injil tentang kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus. Baptisan itu berlaku bagi orang percaya, bukan bayi yang tidak percaya (Kis. 8:37, Mrk. 1:9-11).
cara: selam, bukan percik (Mat. 28:19, 20)
untuk: menaati Kristus, bukan supaya selamat.
oleh: jemaat yang percaya Alkitab, bukan jemaat yang salah.
“Sprinkling/percik” dalam bahasa Yunani adalah “ramtizo”; Immersion/Selam adalah “baptizo”. Jemaat mula-mula menyelamkan orang percaya, tidak pernah dengan percik. Percik adalah praktek dari penyembah berhala yang ditetapkan kemudian. Baptisan dengan penyelaman setelah keselamatan menunjukkan bahwa seseorang itu ingin menaati firman Allah dan bukan manusia.
6. Memenangkan Jiwa dan MISSIONARY MINDED
Suatu jemaat Baptis independen menganggap Amanat Agung secara serius karena kita bertanggung jawab sebagai penjala-penjala manusia (Mat. 4:19; 28:18-20). Kita tidak hanya sekadar bersaksi, tetapi kita coba menjelaskan Injil secara jelas kepada orang-orang terhilang, menantang mereka untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat mereka dari dosa. Kita juga melihat perlunya memberitakan Injil ke wilayah lain, dan memulai jemaat-jemaat Baptis independen di seluruh dunia.
Kita percaya bahwa manusia terkutuk kekal ke neraka tanpa Kristus sebagai Juruselamat mereka, dan merupakan tanggung jawab kita untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia.
7. PREMILLENNIAL, Penafsiran Literal Nubuatan
Suatu jemaat Baptis independen menantikan pengharapan berkat di mana orang-orang percaya diangkat ke surga pada waktu Kristus datang kembali di awan-awan (Ti. 2:13; 1Tes. 4:16-17) dan menuju penampakan yang penuh kemuliaan Tuhan Yesus Kristus untuk memerintah di bumi selama 1000 tahun. Nubuatan ini diajarkan dan ditafsirkan secara literal kecuali teks tersebut memang menggunakan bahasa figuratif. 1000 tahun pemerintahan Kristus ditafsirkan secara literal 1000 tahun. Kita menantikan pengangkatan orang-orang percaya, tujuh tahun tribulasi, turunnya Kristus ke bumi dengan kemuliaan, 1000 tahun masa pemerintahan Kristus, langit baru, bumi baru, dan Yerusalem baru. Karena 25% Alkitab adalah nubuatan, kita tidak bisa mengabaikan atau meremehkannya.
8. Penciptaan oleh Allah selama 6 Hari Literal
Suatu jemaat Baptis Independen percaya bahwa saat Allah mengatakan bahwa Dia menciptakan langit dan bumi dalam  waktu 6 hari secara literal, itulah pula yang dimaksudkanNya (Kel. 20:11). Allah tidak menggunakan teori evolusi yang tidak ilmiah itu untuk menciptakan kehidupan. Kita menolak mutlak pandangan evolusi. Kita memilih untuk percaya Allah sebagai Pencipta daripada filsafat kosong manusia dan evolusi yang menipu, yang sama sekali didukung oleh kurangnya pendukung.
9. Kekudusan Hidup. Pemisahan dari keduniawian dan dosa. Komitmen untuk Kudus, Percaya kepada Allah, dan Kebenaran (1Yoh. 2:15-16).
2Kor. 6:14 - 7:1 mengatakan kepada kita, “Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis ….”
Tuhan Yesus mengingatkan murid-muridNya (Mat. 7:15-23), sebagaimana Paulus mengingatkan gembala-gembala di Efesus (Kis. 20:28-30), tentang serigala-serigala buas yang menyamar dengan bulu domba. Yudas 3-4 mengingatkan tentang adanya penyusup-penyusup dan bahwa kita harus sungguh-sungguh mempertahankan doktrin. 2Ptr. 2:1 mengingatkan akan adanya guru-guru palsu dalam jemaat. Kita harus benar-benar bebas dari segala jenis percabulan dan ketidakbenaran. Jemaat Baptis independen harus murni terbebas dari segala kesesatan (1Tim. 4:1-2). Kita tidak bersekutu dengan jemaat-jemaat yang mengajarkan doktrin yang salah (Ibr. 6:1-2) dan mentoleransi pemimpin agama yang tidak percaya (Rm. 16:17-18).
10. Bukan Penganut Lima POINT CALVINIST (not TULIP doctrine)
Kita tidak percaya bahwa Allah memilih seseorang untuk selamat sebelum lahir dan orang yang lain untuk dikutuk. Itu bukanlah Allah yang adil sebagaimana yang dinyatakan Alkitab. Allah membuat keselamatan 100% tersedia bebas dan gratis bagi semua manusia dan Allah memberikan tanggung jawab 100% untuk menerima Kristus sebagai Juruselamat. Manusia memang benar-benar rusak, tetapi masih dapat berseru kepada Kristus untuk menyelamatkannya. Allah memiliki orang bukan secara tak bersyarat, tetapi dengan syarat pengorbanan darah Kristus yang diyakini oleh seseorang tersebut. Keselamatan bukan hanya terbatas pada orang yang akan selamat, tetapi Kristus mati bagi semua orang (Ibr. 2:9).
Anugerah Allah untuk menyelamatkan itu tidak tidak dapat ditolak tetapi dapat ditolak (Kis. 7:51; 1Ptr. 1:4-5). Orang percaya tidak harus bertekun agar diselamatkan, tetapi Kristus yang menjamin keselamatan.
11. Menghormati Penyembahan Bermelodi, bukan ROCK MUSIC
"Musik rock selalu identik dengan musik setan.” D. Bowie
Efesus 5:19, “"Making melody ... to the Lord.”
Karenanya salah jika membawa musik rock ke jemaat untuk penyembahan kepada Allah. Jangan pergunakan musik duniawi untuk menyembah Allah. Jangan pula menggunakan musik duniawi untuk menjangkau dunia bagi Kristus.
12. Menghindari Praktek-praktek Penyembahan Berhala seperti baptisan bayi, jubah hitam, tasbih/rosario, patung-patung, penyembahan Maria, air suci, pengakuan pada imam, dan konfirmasi/sidi.
13. Tidak Berbahasa Lidah, Jatuh dalam Roh, atau Wahyu Baru
1 Korintus 13:11 "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu."
1 Korintus 14:22 "Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.”
1 Korintus 14:15 "Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku."
Karunia bahasa adalah suatu karunia sementara untuk mengingatkan orang Yahudi yang tidak percaya untuk bertobat atau Allah akan menghakimi mereka. Mereka tidak mau bertobat, sehingga Allah memakai Jenderal Titus dari Roma untuk menghancurkan Yerusalem tahun 70 M. Karenanya, karunia bahasa tidak lagi relevan setelah tahun 70 M. Berdoa dengan bahasa lidah itu salah karena kita harus juga memahami aka yang sedang kita doakan (1Kor. 14:15).
‘Jatuh dalam roh’ tidak pernah disebutkan dalam Alkitab. Karenanya jangan melakukannya. Pewahyuan baru dari Allah tidak lagi diperlukan karena Alkitab adalah satu-satunya dan wahyu Allah yang lengkap untuk masa ini (2Tim. 2:16-17).
14. Neraka
Suatu jemaat Baptis independen mengajarkan kenyataan literal neraka tempat di mana para penolak Kristus akan dilemparkan setelah kematian. Tuhan Yesus mengingatkan orang-orang akan neraka beberapa kali (Mat. 25:41, 46; Mrk. 9:44, 46). Beberapa orang mungkin tidak suka mendengar tentang neraka, tetapi kita harus mengungkapkan fakta ini. Neraka adalah tempat orang yang tidak percaya akan mati kekal.
Kesimpulan
Suatu jemaat Baptis independen lebih memperhatikan bagaimana menyenangkan dan menaati Allah daripada manusia. Firman Allah akan menghakimi kita pada akhir zaman (Yoh. 12:48). Kita tidak akan memberikan pertanggungjawaban hidup kita kepada manusia, tetapi kepada Allah (Rm. 14:12).
Matius 5:19, “Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.”
Pertanyaan: Anda ingin disebut yang ‘terkecil’ atau ‘yang terbesar’ dalam Kerajaan Allah?
Karenanya, libatkan diri Anda dalam melakukan pekerjaan Allah dalam jemaat Baptis independen. Jika Anda ada dalam suatu jemaat yang tidak memegang kebenaran ini atau memegang ajaran/doktrin yang salah KELUARLAH SEKARANG. Anda tidak akan bisa memperbaruinya jika tetap ada di dalamnya. Keluarlah dari sana (2Kor. 6:14, 17; Why. 18:4-5). Apakah Anda mau menjadi seperti para pemimpin yang percaya Tuhan Yesus, tetapi takut keluar dari sinagoge karena mereka lebih suka akan pujian manusia daripada pujian Allah? (Yoh. 12:42-43).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar